LIMA MAHASISWA PMI MELAKSANAKAN PPL DI LPTP SURAKARTA
Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali melaksanakan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai bagian dari kurikulum pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dalam memahami, merespons, dan berkontribusi secara langsung terhadap dinamika sosial kemasyarakatan di lembaga-lembaga mitra. Tahun ini, program PPL diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk lima mahasiswa unggulan dari Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), yakni Amirul Wahid, Ika Khoirotun Nisa, Aprilina Arifin, Rofiqoh Fazriatul Hasanah, dan Moh Rofiq.
Kelima mahasiswa tersebut ditempatkan di berbagai lembaga sosial, keagamaan, dan pemerintahan, yang telah menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Dakwah. Masing-masing mahasiswa membawa semangat dan kompetensi yang mereka peroleh selama perkuliahan untuk diterapkan secara nyata di lapangan. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan bahwa kelima mahasiswa PMI telah melalui proses pembekalan dan persiapan intensif, termasuk pemahaman metodologi pemberdayaan, pendekatan partisipatif, dan etika profesi dalam kerja sosial.
Amirul Wahid, salah satu peserta PPL, menyatakan antusiasmenya untuk menjalani praktik di sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang fokus pada pemberdayaan ekonomi komunitas marjinal. “Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa PMI bukan hanya teoritis, tapi mampu terlibat langsung dalam perubahan sosial di akar rumput,” ungkap Amirul.
Senada dengan itu, Ika Khoirotun Nisa yang ditempatkan di kantor kecamatan berharap dapat mengasah kemampuan komunikasi publik dan administrasi sosial. “Di sini saya belajar bagaimana dinamika pelayanan publik berjalan, dan bagaimana pendekatan kemasyarakatan yang efektif bisa diterapkan dalam program-program pemerintah,” ujarnya.
Aprilina Arifin dan Rofiqoh Fazriatul Hasanah, yang menjalani PPL di bidang keagamaan dan komunitas pesantren, mengaku sangat tertarik mendalami praktik dakwah kultural dan transformasi sosial berbasis nilai-nilai Islam. Sementara itu, Moh Rofiq yang menjalani PPL di lembaga media dakwah menyatakan kesiapannya mengembangkan konten edukatif dan keagamaan berbasis digital, sesuai dengan tantangan era transformasi digital saat ini.
Wakil Dekan III Fakultas Dakwah, dalam sambutannya saat pelepasan mahasiswa PPL, menegaskan pentingnya program ini sebagai wahana aktualisasi diri dan penguatan kompetensi lapangan. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta magang, tapi sebagai aktor perubahan yang membawa misi dakwah bil hal, dakwah bil qalam, dan dakwah bil hikmah,” tegasnya.
Program PPL ini direncanakan berlangsung selama 45 hari. Di akhir masa praktik, mahasiswa diwajibkan membuat laporan dan mempresentasikan pengalaman mereka di hadapan dosen pembimbing dan perwakilan lembaga mitra. Laporan ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan integrasi teori dan praktik dalam proses pembelajaran mahasiswa Fakultas Dakwah.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, lima mahasiswa PMI ini diharapkan menjadi duta-duta dakwah transformatif yang mampu menjembatani nilai-nilai keislaman dengan kebutuhan riil masyarakat.
Jika Anda menginginkan versi berita yang akan dikirimkan ke media kampus atau siaran pers resmi, saya juga bisa bantu menyesuaikan gaya penulisan dan formatnya.




