header-int

KAMPUNG ZAKAT SEBAGAI SARANA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS AGAMA

Sabtu, 16 Nov 2019, 09:30:54 WIB - 498 View
Share
KAMPUNG ZAKAT SEBAGAI SARANA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS AGAMA

Hari selasa tanggal 5 November 2019 Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IAIN Jember angkatan 2017 bersama dosen berkunjung ke "Kampung Zakat" yang berada di Dusun Pace Desa Jambearum Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Kegiatan ini dalam rangka ingin mengetahui program pemberdayaan masyarakat dari KEMENAG (Kementrian Agama) Jember melalui kampung zakat. Kampung Zakat sendiri berdiri pada tahun 2018. Berdirinya Kampung Zakat ini dilatarbelakangi oleh adanya masyarakat yang marginal, dikatakan marginal karena letak dusun Pace sendiri berada di dataran tinggi , susah signal, akses pendidikan yang jauh, rata-rata pendidikan anak remaja hanya sampai jenjang Sekolah Menengah tingkat Pertama (SMP), sementara remaja yang duduk di bangku Sekolah menengah Atas (SMA) jarang sekali, dan penduduk di Dusun Pace sendiri hanya sekitar 7 orang yang dapat dikatakan Mampu sedang yang lain tidak. Untuk itu perlu adanya sebuah pemberdayaan maka didirikanlah kampung zakat yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dusun Pace.

Menurut bapak Muhammad Muslim selaku ketua kampung zakat ini program-program yang sudah dilaksanakan meliputi: Santunan janda dhuafa, pemberian kambing, pengobatan gratis, santunan yatim mandiri satu rumah satu sarjana dan mendirikan TPQ.  Hari selasa (5 November 2019) terdapat pelatihan dari Kemenag Kabupaten Jember bekerja sama dengan UPT Balai Latihan Kerja (BLK)untuk para remaja Dusun Pace, pelatihannya sesuai kejuruan yaitu Paving/Batako dan Prosesing. Harapannya dengan adanya pelatihan ini membuat dusun Pace memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, meminimalisir adanya pernikahan dini dan tentunya menimalisir pengangguran. Selain itu kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bapak Wakil Bupati Jember KH. Abdul Muqiet Arif. Beliau berpesan dan berharap beberapa tahun yang akan dating kampong zakat dan masyarakatnya bias berdaya dengan mengelola potensi lokal wilayahnya seperti durian, alpukat dan lain-lain.  Kegiatan santunan janda dhuafa juga dilakukan dalam serangkaian kegiatan ini oleh berbagai LAZ (Lembaga Amil Zakat) salah satunya LAZ Azka Baitul Amin, LAZ Yatim Mandiri, dan LAZ Rizki. Dengan adanya kegiatan berkunjung di daerah tertinggal (kampong zakat), Mahasiswa Pemberdayaan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Jember diharapkan dapat belajar banyak mengenai kajian-kajian pendekatan Filantropi Islam atau pemberdayaan masyarakat berbasis agama sebagai bekal menjadi pekerja sosial yang religius dan profesional. (Arini/PMI2016/Edit by Obi)

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017
© 2022 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube