TELITI MITIGASI BENCANA GEMPA MEGATHUS; MAHASISWA PMI MEMPERTAHANKAN SKRIPSINYA DI HADAPAN DEWAN PENGUJI
Jember – Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, Wafiq Ajizaturrahmah, mengikuti ujian skripsi pada Kamis, 19 Juni 2025. Dalam ujian tersebut, Wafiq mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul “Upaya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Mitigasi Bencana Gempa Megathrust di Wilayah Pesisir Pantai Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun.”
Ujian skripsi berlangsung di ruang sidang Fakultas Dakwah dan dihadiri oleh seluruh tim penguji.
Dalam pemaparannya, Wafiq menjelaskan bahwa Desa Wotgalih merupakan salah satu wilayah pesisir di Kabupaten Lumajang yang memiliki potensi risiko tinggi terhadap bencana gempa megathrust dan tsunami. Melihat tingginya ancaman tersebut, BPBD Kabupaten Lumajang menjalankan berbagai upaya mitigasi yang bertujuan untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat.
Penelitian ini difokuskan pada bagaimana strategi pemberdayaan yang dilakukan BPBD Lumajang dalam membangun kapasitas masyarakat pesisir dalam menghadapi ancaman bencana, khususnya gempa megathrust.
Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, Wafiq menggali data melalui wawancara dengan aparat BPBD, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga yang terlibat langsung dalam kegiatan mitigasi. Ia juga melakukan observasi lapangan terhadap program simulasi bencana, pelatihan evakuasi, dan sosialisasi kebencanaan yang telah dilakukan di Desa Wotgalih.
Dari hasil penelitian, Wafiq menemukan bahwa BPBD Lumajang telah menjalankan beberapa program strategis, antara lain edukasi kebencanaan di sekolah dan rumah ibadah, pelatihan penyusunan jalur evakuasi, pemasangan rambu-rambu peringatan dini, serta pembentukan kelompok relawan tanggap bencana berbasis masyarakat.
Tim penguji memberikan apresiasi terhadap topik yang diangkat karena menyentuh isu kemanusiaan yang sangat relevan, terutama dalam konteks pengurangan risiko bencana berbasis komunitas.
Dengan selesainya ujian skripsi ini, Wafiq Ajizaturrahmah semakin dekat menuju kelulusan. Ia berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi penguatan program mitigasi bencana di wilayah pesisir lainnya, sekaligus menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan berbasis partisipasi masyarakat. (fae)




